Judul Buku: Pembelajaran Mendalam Berbasis Sastra Lokal: Menyemai Kearifan, Menumbuhkan Kecakapan dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Penulis : Prof. Dr. Sugiarti, M.Si., Dr. Hari Sunaryo, M.Pd., Mahmudan, S.Fil.I, M.Pd., Ayu Puspitasari, M.Pd., Elif Nashikhatul Maziyah, S.Bns., M.Pd., Siti Fitriyanti, M.Pd., Anisa Kapeanis, M.Pd., Susanto, M.Pd., Iffah Masfufah, M.Pd., Riyadi Rumain M.Pd., Ruliyani, M.Pd., Abizar Purnama, S.S., M.Pd

Editor : Prof. Dr. Sugiarti, M.Si., Dr. Hari Sunaryo, M.Pd.

Desain Sampul: Alek Subairi

Diterbitkan oleh PAGAN PRESS (Anggota Ikapi No.329/JTI/2022)

Halaman : viii + 272
Ukuran : 15 cm x 23 cm
Cetakan pertama: Juli 2026

ISBN :

HARGA:

Buku  ini merekonstruksi makna Deep Learning dari sekadar terminologi teknis menjadi strategi pedagogi berbasis literasi budaya.

Judul Buku: Pesona Emas:Kilau yang Tak Pudar oleh Zaman

Penulis: Arif Rahman

Diterbitkan: PAGAN PRESS (Anggota Ikapi No.329/JTI/2022)

Cetakan I, Juni 2026
Tebal: x + 300 hlm.

Ukuran; 13,5 cm x 19,5 cm

ISBN:

HARGA:

Apa yang tertuang di buku ini sebenarnya merupakan serpihan tulisan tercecer di berbagai platform media—sebagaimana pada buku-buku penulis terdahulu—hingga kemudian sengaja penulis kumpulkan agar enak dibaca dan bisa diserap pembaca pesan esensialnya.

Lebih dari itu, penulisan ini juga bertujuan untuk berbagi wawasan mengenai keistimewaan emas sebagai logam mulia yang tidak hanya bernilai tinggi, tetapi juga memiliki berbagai manfaat lainnya di hampir sepanjang zaman di kehidupan manusia.

Judul Buku: Monograf: Menggali Leksikon Pandalungan dalam Pertanian Bawang Merah di Probolinggo: Studi Etnolinguistik Bahasa Lokal

Penulis: Sri Andayani,  Indra Tjahyadi 

Editor: Adi Sutrisno 

Penerbit: Pagan Press

Cetakan Pertama, Juni 2026

Tebal: 326

Ukuran: 14 cm x21 cm

ISBN:

HARGA:

Buku  ini  sebagai  upaya  untuk  mendokumentasikan,  mengkaji,  dan memaknai kekayaan leksikon bahasa Madura Pandalungan yang digunakan oleh komunitas petani bawang merah di wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo.

Bahasa  tidak  hanya  berfungsi  sebagai  alat  komunikasi, tetapi  juga  menjadi  medium  penyimpan  pengetahuan  lokal, pengalaman  ekologis,  nilai  budaya,  dan  identitas  kolektif  suatu masyarakat.  Dalam  konteks  masyarakat  agraris  Pandalungan, aktivitas  pertanian  bawang  merah  telah  melahirkan  beragam leksikon  khas  yang  merepresentasikan  hubungan  erat  antara manusia,  lingkungan,  dan  budaya. 

Judul Buku: Kapankah Matamu Kemarau, Kumpulan Puisi

Penulis: Muhammad Sholeh Arshatta

Penerbit: Pagan Press

Cetakan Pertama: Juni 2026

Tebal: 91 halaman

Ukuran: 14 cm x 21 cm

Buku ini adalah kumpulan puisi. Nikmatilah  fragmen-fragmen  liris,  refleksi  rindu,  serta perjalanan  kesedihan  yang  terangkum  dalam  sehimpun  puisi ini.  Karya-karya  di  dalamnya  lahir  sepanjang  tahun  2022 hingga  2025—sebuah  masa  di  mana  larik-larik  puisi  muncul dari  titik  nadir;  buah  dari  ujian,  kehilangan,  getir,  serta  pelik rindu akan peluk orang terkasih.

Beberapa puisi di sini pernah memenangkan ruang dalam kompetisi,  sementara  yang  lain  sempat  singgah  di  berbagai media—baik yang masih tegak berdiri maupun yang kini telah ‘rungkat’. 

Judul Buku: Pendidikan Karakter Berbasis Sastra Sejarah Tradisional

Penulis: Fahimatul Anis, Eko Jarwanto, 

Editor; Nora Sara Damayanti

Tebal: 272

Ukuran: 15 cm x 23 cm

Penerbit: Pagan Press

Cetakan Pertama: Juni 2026

ISBN:

HARGA: 

Pendidikan  karakter  pada  hakikatnya  bukanlah  konsep baru  dalam  tradisi  pendidikan  bangsa  Indonesia.  Nilai-nilai religius,  moral,  sosial,  dan  kebudayaan  telah  lama  hidup  dan diwariskan  melalui  tradisi  lisan,  sastra  klasik,  dan  naskah sejarah lokal. Salah satu warisan budaya tersebut adalah  Babad Gresik,  sebuah  sastra  sejarah  tradisional  yang  tidak  hanya merekam  perjalanan  historis  gambaran  masyarakat  Gresik, tetapi  juga  memuat  sisi  keteladanan  tokoh,  nilai  religiusitas, kepemimpinan  moral,  toleransi,  kerja  keras,  serta  kearifan sosial yang sangat relevan jika diterapkan sepanjang zaman.