Kantor

S. Jai dan Bidadari yang Tersesat di Neraka
Raushan Damir
Mamik Sugiarti
toko buku s. jai2
previous arrow
next arrow

Jalan Makmur I Nomor 35,  Dsn Tanjung Wetan RT 001 RW 001, Ds Munungrejo, Kec. Ngimbang, Kab. Lamongan, Prov. Jawa Timur;  Telp/WhatsApp 081-335-682-158; Website: https://pagan.or.id/; Email:  redaksi@pagan.or.id

Dengan slogan ‘Kukuh, Hanya Menerbitkan Pengetahuan Masa Depan,’  kami sejak berdiri pada 10 Oktober 2014 telah meneguhkan diri memiliki visi mengembangkan pengetahuan dan pemberdayaan kemanusiaan sebagai suatu mata air kebudayaan secara utuh dalam bentuk pencerahan serta wawasan masa depan melalui tradisi keilmuan.

Atas dasar tersebut, kami berikhtiar mengemban misi; Memajukan pengembangan pengetahuan dan kebudayaan seluas-luasnya atas dasar pemahaman keilmuan beserta bentuk-bentuk aktivitasnya, ; Meluaskan gagasan keilmuan khususnya  karya-karya non mainstream melalui penerbitan buku dan media alternatif lainnya.; Memberi kesempatan para penulis pemula dalam mengasah kreativitasnya dalam memberdayakan diri ambil bagian dalam gerakan kebudayaan, ; Melibatkan secara aktif warga bangsa untuk berpartisipasi dalam tradisi keilmuan baik melalui diskusi-diskusi, penerbitan buku maupun aktivitas keilmuan lainnya.

Tim Redaksi

S. JAI. Lahir di Kediri, 4 Februari 1972.  Menurut informasi orangtuanya, tepat pada Ahad Kliwon, 1 Muharam (4 Februari 1973).  Lulus dari jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga tahun 1998.  Pengarang sejumlah novel,  Tanah Api (LKiS 2005); Tanha—Kekasih  yang Terlupa (Jogja Media Utama 2011, Pagan Press,2017); Khutbah di Bawah Lembah (Najah 2012, Diva Press).  Novelnya Kumara— Hikayat  Sang Kekasih memenangkan sayembara novel Dewan Kesenian Jawa Timur 2012 dan diterbitkan lembaga tersebut pada Desember 2013, dan terbit ulang Pagan Press, 2017.  Cerpennya Rembulan Terperangkap Ranting Dahan, terpilih sebagai pemenang utama sayembara cerpen berdasarkan Cerita Panji oleh lembaga yang sama bersama penulis-penulis kenamaan; Gunawan Maryanto, Widodo Basuki dan Ratna Indraswari Ibrahim (2010). Pada tahun 2013 sebuah esainya Romantika, Tradisi Tutur dan Moral Intelektual (perihal film  Romy dan Yuli dari Cikeusik) dinobatkan sebagai salah satu tulisan terpilih Yayasan Denny JA untuk Indonesia Tanpa Diskriminasi.  Novelnya yang lain Tirai, Desember 2014 diterbitkan Penerbit Garudhawaca, Jogjakarta. Serta sebuah buku proses kreatifnya berjudul Melawan Kematian— Sebuah Otobiografi  Estetis terbit pada April, 2015. Tahun yang sama, novelnya GURAH—Tak Sempat Dikubur diterbitkan Penerbit Pagan Press.  SIRRI dan Kisah Cinta Lainnya adalah kumpulan cerpennya yang terbit pada 2016. Kumpulan puisinya diterbitkan Pagan Press di bawah judul Upa Jiwa, Hikayat Perjalanan ke Belakang (2017). Kumpulan Cerpen Terbarunya; Bidadari yang Tersesat di Neraka (2020). Buku kumpulan esainya Postmitos, Esai-Esai S. Jai terbit tahun 2018 dan meraih penghargaan Anugerah Sotasoma dari Balai Bahasa Jawa Timur untuk bidang kritik sastra pada tahun 2019. Pada tahun ini pula (2019) kembali menerbitkan novel berjudul Ngrong. Penerima anugerah penghargaan seni dari Gubernur Jawa Timur tahun 2015 ini kini tinggal di dusun Tanjungwetan, Desa Munungrejo, Kecamatan Ngimbang, Lamongan dan mengelola sebuah usaha penerbitan Pagan Press.  Sehari-hari bisa dihubungi di 081-335-682-158/tanahapikata@gmail.com

MAMIK SUGIARTI yang mempunyai nama pena M. Sugiarti adalah seorang guru PAUD di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Pendidikan terakhirnya ditempuh di Universitas Terbuka jurusan S1 PG PAUD.  Saat ini kesibukannya sebagai guru di RA Bintang dan sebagai Kepala Lembaga SPS Bintang, editor, dan tenaga lay out di Penerbit Pagan Press. Hobinya bermain teater, menulis pusi dan cerpen.

Kegiatan menulisnya dimulai sejak menempuh kuliah di Universitas Airlangga tahun 1996. Beberapa pusi pernah dimuat di Surabaya Post, Memorandum dan Suara Karya. Dua puisinya pernah dimuat dalam Antologi Puisi “Serenade Guru Lamongan” yang diterbitkan oleh PGRI Kabupaten Lamongan tahun 2019. Noveletnya  berjudul “Lukisan Cita-cita” diterbitkan BKIP KEMENHUB pada tahun yang sama. Cerpen horornya pernah dimuat di majalah Liberty. Memiliki keinginan yang besar untuk menjadi penulis buku bacaan anak-anak. Obsesinya menerbitkan kumpulan cerpennya, kumpulan puisi dan sebuah novel terus menjadi penyemangatnya untuk tetap menulis hingga saat ini.

Open chat
Tabik, sudah menghubungi kami. Silakan chat lebih lanjut