Penulis: K.H. M. Syifa’ Malik
Editor: Rialita Fithra Asmara
Pracetak : S. Jai
Desain Sampul : Alek Subairi
Diterbitkan oleh PAGAN PRESS (Anggota Ikapi No.329/JTI/2022)
Cetakan pertama, September 2026
Tebal : x + 56
Ukuran : 14 cm x 21 cm
ISBN :
HARGA:
Penerbitan buku kumpulan kutipan (quotes) ini lahir dari niat sederhana untuk membersamai perjalanan para santri menuntut ilmu. Perjalanan penuh dengan kesabaran yang hendaknya dirawat setiap hari. Buku ini hadir sebagai sahabat di sela rehat dan sahabat melepas penat. Setiap kata adalah lautan hikmah dan ruang belajar. Menjelma sapaan lembut. Menguatkan niat para santri untuk belajar sepenuh hati.
Penulisan buku ini merupakan manifestasi dari pencarian dan penemuan kata yang otentik. Karya ini menyajikan momen sublimasi, sebuah penjelajahan batin yang menghadirkan keindahan puitik seraya menerangi sanubari, menyerupai kedalaman refleksi dalam tradisi estetika sufi. Kehadiran setiap kalimat di dalamnya diniatkan untuk memiliki makna yang hidup, yang terus bergerak seiring dengan interaksi intelektual dan emosional para pembacanya.
Kutipan hikmah bukanlah sekadar deretan kata yang indah, melainkan muara dari perenungan mendalam tentang filsafat, estetika, dan spiritualitas. Ketika sebuah ungkapan bijak lahir, ia sejatinya mengundang kita untuk memasuki apa yang disebut Martin Heidegger sebagai Seni Memahami—sebuah proses pembacaan dan interpretasi aktif atas teks maupun peristiwa
Perenungan yang tertuang dalam buku ini memanggil ingatan kita tentang nilai-nilai keluhuran, keikhlasan, dan cinta. Mengajak pembaca menyelami kedalaman jiwa. Quotes dalam buku ini merupakan festival kata-kata ini, ungkapan bijak Sayyidina Ali bin Abi Thalib, “undzur maa qoola wa laa tandzur man qoola” (lihatlah apa yang disampaikan dan jangan melihat siapa yang menyampaikan), menjadi cermin utama bahwa setiap baris kutipan dalam buku ini layak dibaca dan dihayati sebagai lentera penguat langkah kehidupan.
