Helai Gelita adalah kumpulan puisi yang menjadi sebuah album kecil dari beberapa puisi yang ditulis dengan tujuan untuk tidak menyinggung, menyentuh, atau bahkan merasuki rasa pembacanya. Biarkan saja mereka menjadi kepingan dari pecah perasaan atau remah- remah pikiran yang tertinggalkan. Puisi-puisi di dalamnya diwakili oleh judul album yang cenderung mengarah ke gelap, hening, dan sendiri. Menjadi perjalanan sunyi lainnya, bagi lembar puisi yang jatuh dalam kekosongan dan kekeringan.
Menulis album puisi ini sama halnya memanifestasi apa yang ditangkap dan dirasa oleh indra. Semua puisi ditulis tahun 2021, saat pandemi. Rekaman indra hanya bisa menjangkau kamar, teras, halaman, kebun, rumah tetangga, musim layangan, dan sesekali di warung. Peran musim dan cuaca sangat membantu menerjemahkan kata-kata di kepala dan mendorong suasana menulis pada waktu itu. Keheningan semesta dan keterkejutan terhadap normal baru sangat berkelindan. Menghadapi dunia dengan merenung, melihat, dan merekam peristiwa yang hanya sekejap.
